Dua tahun kemudian lahirlah putri ke-empat mereka dan diberi Nama Henny Hestimuljati Anwar (Henning/Ade) pada tanggal 15 Maret 1972.
Sesuai rencana sebelum pernikahan untuk mempunyai 4 orang anak syukur Alhamdulillah Allah merestui dan putri ke-empat ini direncanakan bungsu dari 4 bersaudara. Pada proses kelahiran putri yang ke-empat ini dirasakan sangat berbeda dengan ketiga putra lainya, hingga suami tercinta, orang tua dan seluruh keluarga yang pada waktu proses kelahiran hadir di tempat persalinan semua Henning dan berdo’a demi kelancaran persalinan yang kemudian diiringi suara adzan magrib pukul lima lebih lima puluh lima menit WIB pada hari rabu pon lahirlah dengan selamat dengan penuh rasa haru dan suka cita. Itulah sebabnya Mbah Kakungnya memberi Nama Henning yang kemudian diperhalus menjadi Henny oleh kedua orang tua dan Hening tetap menjadi Nama panggilan yang dipakai sehari-harinya bahkan sampai sekarang.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar